Mei
08
2021
Today
Cuaca Cilacap 30-01-2021

Berawan
Suhu : 24-300C
Angin : 5-10 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama Kerahkan 445 Vaksinator
Oleh Wagino   
Selasa, 26 Januari 2021 12:49

CILACAP, (CIMED) - Vaksinasi Covid-19 tahap pertama di Kabupaten Cilacap sudah dimulai sejak Senin (25/1/2021) dan berlangsung hingga Kamis (28/1/2021). Vaksinasi menyasar 5.854 tenaga kesehatan dan 10 tokoh masyarakat. Sebanyak 445 nakes ditugaskan sebagai vaksinator atau penyuntik vaksin Covid-19 Sinovac buatan China di seluruh wilayah Kabupaten Cilacap.


Kepala Dinas Kabupaten Cilacap, dr. Pramesti Griana Dewi menjelaskan, sebanyak 445 nakes yang ditugaskan sebagai tenaga vaksinator sudah diberikan pembekalan terkait tata cara vaksinasi Covid-19.

"Sampai saat ini jumlah tenaga vaksinator yang ada sebanyak 445 orang," jelas Pramesti disela-sela pencanangan vaksinasi Covid-19 tahap pertama di Aula RSUD Cilacap, Senin (25/1/2021).

Disebutkan, tenaga vaksinator tersebut bertugas pada vaksinasi Covid-19 tahap pertama yang dimulai pada 25 Januari 2021 sebanyak 445 orang. Mereka disebar ke 65 fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang dijadikan lokasi vaksinasi Covid-19 wilayah Kabupaten Cilacap.

"Ada 65 fasyankes, terdiri dari 38 Puskesmas, 12 rumah sakit, 14 klinik dan satu klinik KKP," rincinya.

Menurutnya untuk saat ini jumlah tenaga vaksinator yang bertugas pada tahap pertama sudah cukup. Namun demikian, pada tahap berikutnya jika dipandang perlu maka jumlahnya akan ditambah. Hal ini dikarenakan pada vaksinasi tahap selanjutnya jumlah yang disasar lebih banyak yakni kelompok pelayanan publik sebanyak 42.106 orang.

"Nanti kita evaluasi lagi dengan jumlah vaksinator yang ada. Bila diperlukan nanti akan dikembangkan untuk ditambah," ujarnya.

Seperti diketahui, jumlah total sasaran vaksin Covid-19 untuk Kabupaten Cilacap 1.146.130 orang. Jumlah sebanyak itu terbagi menjadi lima tahap. Tahap pertama untuk kelompok nakes sebanyak 5.854 orang, prioritas kedua adalah kelompok pelayanan publik 42.106 orang. Sasaran ketiga adalah masyarakat rentan berdasarkan risiko paparannya 598.668 orang, masyarakat umum 282.664 orang dan masyarakat rentan lainnya 216.838 orang.