Mei
08
2021
Today
Cuaca Cilacap 30-01-2021

Berawan
Suhu : 24-300C
Angin : 5-10 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Masa Pandemi, Permohon Kartu Kuning Di Cilacap Masih Tinggi
Oleh Wagino   
Rabu, 27 Januari 2021 11:16

CILACAP, (CIMED) - Masa pandemi Covid-19 tidak menyurutkan niat warga Cilacap untuk mendaftar pekerjaan. Terutama bagi mereka yang baru lulus Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat. Hal ini terlihat dengan banyaknya warga yang mendatangi Kantor Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Cilacap yang berada di Jalan Perwira, Kelurahan Sidanegara, Kecamatan Cilacap. Mereka datang untuk mendapatkan kartu kuning (AKI) sebagai syarat untuk melamar pekerjaan.


Kepala Disnakerin Kabupaten Cilacap, Dikdik Nugraha melalui Kabid Penempatan Pelatihan dan Produktifitas Tenaga Kerja Sutiknyo mengungkapkan, selama masa pandemi Covid-19 pelayanan di Disnakerin tidak diliburkan. Bahkan setiap harinya mampu melayani sampai 30 pemohon kartu kuning.

"Namun demikian ada penyesuaian dalam pelayanan pembuatan kartu kuning. Yakni dengan diterapkan protokol kesehatan Covid-19 pada petugas maupun pemohon. Diantaranya menerapkan wajib penggunaan masker, pengecekan suhu badan, mencuci tangan dan menjaga jarak maupun tidak berkerumun," ungkap Kabid Penempatan Pelatihan dan Produktifitas Tenaga Kerja Sutiknyo, Rabu (27/1/2021).

Disebutkan berdasarkan rekap data di tahun 2020, ada sebanyak 16.412 pencari kerja di Cilacap.

"Mayoritas pemohon kartu kuning dari kalangan usia produktif. Dari pemohon sebanyak itu 10 ribu diantaranya yang merupakan lulusan SMA sederajat," paparnya.

Sementara pada awal tahun 2021 ini, lanjut Sutiknyo, tercatat sekitar 492 orang pemohon AKI, Dari jumlah tersebut 300 pemohon dari lulusan SMA sederajat.    

Sutiknyo berharap, masyarakat Kabupaten Cilacap khususnya bagi para pemohon kartu  AK1 dapat menyiapkan kelengkapannya sebelum melakukan proses permohonan.

"Hal ini dimaksudkan agar pelayanan dapat dilakukan secara optimal serta meminimalisir terbentuknya kerumunan," pungkasnya.