Jan
20
2022
Today

Cuaca Cilacap 23-11-2021

Hujan
Suhu : 24-300C
Angin : 5-10 km/jam
Cuaca Maritim

Login

Nama Pengguna Kata sandi
Lupa kata sandi anda? Lupa nama pengguna anda?
Disuntik S2P, Gedung Serbaguna Desa Slarang Yang Sempat Terkatung-Katung Kini Kondisinya Sudah Layak
Oleh Wagino   
Selasa, 19 Oktober 2021 15:08

CILACAP, (CIMED) - Pembangunan gedung serbaguna Desa Slarang, Kecamatan Kesugihan yang sempat terkatung-katung selama empat tahun terakhir kini sudah terlihat hasilnya. Hal itu menyusul suntikan dana dari PT Sumber Segara Primadaya untuk melanjutkan pembangunan gedung tersebut. Meski masih butuh sentuhan, namun gedung yang terletak di belakang kantor Desa Slarang itu sudah bisa dimanfaatkan warga setempat untuk olahraga, menggelar pentas seni maupun melangsungkan resepsi pernikahan.


Pembangunan gedung serbaguna berukuran 16 x 30 meter tersebut dibangun pada 2016 dan 2017, akan tetapi anggaran yang tersedia tidak mencukupi sehingga terhenti.

"Pembangunan gedung serbaguna itu awalnya dimulai sebelum era saya, pada tahun 2016 dan 2017. Namun waktu itu anggaran yang ada hanya untuk membangun sekitar 30 persen, setelah itu mangkrak sampai dengan 2020," kata Kepala Desa Slarang, Marmin, Senin (18/10/2021).

Melihat kondisi itu, sebagai Kades Slarang dirinya tergerak untuk meminta bantuan kepada PT S2P PLTU Cilacap untuk melanjutkan pembangunan gedung serbaguna. Permohonan bantuan tersebut langsung direspon S2P.

"S2P telah peduli dan membantu kami sebesar Rp 300 juta. Uang sebesar itu digunakan untuk melanjutkan pembangunan gedung serbaguna. Mulai dari dinding bata yang saat itu baru setinggi tiga meter berikut plester dan cat, kemudian meninggikan kolom, atap hingga lantai," ungkap Kades periode 2019-2025 ini.

Namun, lanjut dia, ternyata anggaran sebesar itu masih belum cukup untuk merampungkan pembangunan secara keseluruhan karena masih banyak kekurangan terutama untuk finishing dinding bagian luar gedung berikut kanopi.

"Sementara kita hentikan dulu karena anggarannya kurang. Kita sudah menyampaikan secara lisan dan akan mengajukan permohonan bantuan kembali kepada S2P. Mudah-mudahan tahun depan S2P bisa memberikan bantuan lagi kepada Desa Slarang untuk menyelesaikan pembangunan gedung serbaguna," bebernya.

Marmin menerangkan, nantinya gedung serbaguna itu digunakan untuk sarana olahraga seperti badminton. Selain itu sewaktu-waktu warga Slarang membutuhkan bisa untuk menggelar resepsi pernikahan maupun kegiatan lain. Hal itu menurut Marmin bukan tanpa alasan, pasalnya dengan makin bertambahnya jumlah penduduk ketersediaan halaman rumah makin sempit sehingga tidak memungkinan untuk bisa menggelar hajatan.

"Selain halaman minim, dengan adanya gedung serbaguna itu warga nantinya bisa menghemat sewa tratag yang bisa mencapai Rp 5 jutaan. Sehingga nantinya warga dipersilakan menggunakan gedung itu dengan minimal memberikan konstribusi untuk kebersihan dan kas. Ini setidaknya meringankan beban warga masyarakat Slarang," terangnya.

Peruntukan gedung tersebut baik untuk kepentingan pemerintahan desa dan masyarakat sudah melalui musyawarah yang melibatkan BPD Desa Slarang hingga pengurus RT.

"Pemerintah Desa Slarang tidak akan membebani warga masyarakat yang menggunakan gedung serbaguna dengan biaya yang mahal," tandasnya.

Dia menambahkan, kendati gedung serbaguna tersebut belum tuntas, namun sudah bisa digunakan apalagi sudah dilengkapi dengan listrik dengan daya sebesar  3.500 Whatt. Sambungan berikut instalasi listrik itu juga bantuan dari PT S2P senilai Rp 15 juta diluar bantuan Rp 300 yang digunakan untuk pembangunan fisik gedung.

"Meski belum tuntas, tapi gedung serbaguna sudah layak dipakai. Sementara ini digunakan untuk kantor desa untuk pelayanan kepada masyarakat karena kantor sedang direnovasi," imbuhnya.

Direktur Teknik PT S2P, PLTU Cilacap, Irvan Rachmat melalui Dah Shaadin Kahar mengatakan, bantuan tersebut sebagai wujud nyata kepedulian S2P kepada desa sekitar PLTU Cilacap. Diharapkan, gedung tersebut bermanfaat bagi pemerintahan Desa Slarang dan masyarakat.