CILACAP, (CIMED) – Anak-anak harus berperan aktif dalam pembangunan melalui peran sebagai pelopor dan pelapor. Anak sebagai pelopor diharapkan membangun kebiasaan positif, kreatif, dan inovatif serta menyebarkannya ke lingkungan sekitar.
Hal tersebut di katakan Wakil Bupati Cilacap, Amy Amalia Fatma Surya usai melantik pengurus Forum Anak Cilacap (Foraci) periode 2025–2027 yang dilanjutkan dengan kegiatan peningkatan kapasitas anak di Hotel Sindoro, Rabu (14/5/2025).
Menurutnya, Pemkab Cilacap berkomitmen terhadap perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak. Sementara peran sebagai pelapor dilakukan dengan menyampaikan hambatan pemenuhan hak, termasuk di dalamnya pencegahan dari kekerasan, pelecehan, dan bullying, serta perlindungan anak kepada pihak yang dipercaya.
“Anak-anak dapat berperan sebagai pelopor tindak pencegahan kekerasan terhadap anak. Mudah mudahan dengan keberadaan forum ini, kedepan kasus bullying, pelecehan, dan kekerasan terhadap anak anak dapat kita tekan”, ujarya.
Amy menambahkan, pihaknya cukup prihatin terhadap masih tingginya angka kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Cilacap. Oleh karena itu, pentingnya kolaborasi semua pihak, termasuk peran aktif Forum Anak, untuk menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan dan pelaporan kasus kekerasan.
“Anak-anak perlu diberi ruang aman dan kepercayaan agar berani bersuara serta dilindungi dari segala bentuk kekerasan yang menghambat tumbuh kembang mereka secara optimal”, katanya.
Sementara itu, Kepala Dinsos PPPA Cilacap, Bambang Tujiatno mengatakan, keberadaan Foraci bertujuan memperkuat peran anak dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak. Selama dua hari, anak-anak akan mendapatkan pemahaman tentang Konvensi Hak Anak, Pelopor dan Pelapor, serta literasi digital dengan menghadirkan narasumber dari Yayasan Setara Semarang dan Diskominfo Cilacap.
Ketua Foraci, Hasnan Izzati, berharap forum ini dapat meningkatkan kemampuan anak dan membawa manfaat bagi sesama. Ia juga menyampaikan rencana pembentukan forum anak di seluruh kecamatan bekerja sama dengan Dinsos PPPA.
“Seleksi pengurus Foraci diikuti sebanyak 134 dari anak-anak usia SMP dan SMA. Selanjutnya terpilih 50 anak untuk menjadi pengurus Forum Anak Cilacap periode 2025–2027. Foraci diharapkan dapat menjadi motor penggerak dalam upaya pemenuhan hak-hak anak di Kabupaten Cilacap,” katanya. (*)





















