CILACAP, (CIMED) – Polresta Cilacap menangkap 10 tersangka yang terlibat dalam berbagai kasus tindak pidana yang meresahkan masyarakat. Para pelaku ditangkap selama operasi Aman Candi 2025 yang digelar mulai 12-31 Mei 2025. Yang paling menonjol yakni kasus pengeroyokan di jalan Punto, Kelurahan Gumilir, Kecamatan Cilacap Utara.
Hal itu diungkapkan Kabag Ops Polresta Cilacap, Kompol Totok Nuryanto, saat gelar tersangka dan barang bukti di Mapolresta Cilacap, Rabu (28/5/2025). Operasi Aman Candi 2025 menyasar pelaku pemerasan, aksi tawuran, membawa senjata tajam dan senjata api, pungutan liar (pungli), dan parkir liar.
“Operasi Aman Candi 2025 digelar mulai 12-31 Mei 2025. Saat ini, operasi itu masih berjalan hingga akhir bulan ini. Dari tujuh target operasi (TO) sudah tercapai, bahkan ada 10 tersangka yang bukan merupakan TO,” ungkap Kompol Totok Nuryanto.
Kompol Totok memerinci masing-masing kasus yang berhasil diungkap selama pelaksanaan Operasi Aman Candi 2025. Ada sebanyak 10 tersangka yang ditangkap polisi hasil ungkap kasus pencurian hingga penganiayaan.
“Ada kasus yang paling menonjol karena terkait premanisme dan pelaku dikategorikan meresahkan masyarakat. Yaitu kasus penganiayaan terhadap anak dibawah umur yang terjadi di Jalan Punto, Kelurahan Gumilir, Cilacap Utara pada 14 April 2025. Kasus tersebut menyedot perhatian publik lantaran mengakibatkan salah satu korban mengalami luka serius berupa tusukan senjata tajam,” beberanya.
Disebutkan, dalam kasus tersebut ada lima pelaku, tiga pelaku ditangkap selang sepekan setelah kejadian sementara dua pelaku utama yakni JP (20) dan SR (20) diamankan sekitar satu bulan kemudian dalam pelarian di wilayah Jawa Timur.
Keberhasilan pengungkapan ini, lanjut Kompol Totok, adalah bentuk komitmen Polresta Cilacap dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Kami akan terus melakukan penindakan terhadap berbagai bentuk kejahatan,” tegasnya.
Selain penindakan, dia menambahkan,selama pelaksanaan Operasi Aman Candi 2025 Polresta Cilacap juga mengedepankan Langkah preventif. Diantaranya melalui patroli dialogis yang dilaksanakan secara menyeluruh di wilayah hukum Polresta Cilacap, baik oleh Sat Samapta maupun Polsek jajaran.
“Tidak hanya focus pada penindakan, tetapi juga pencegahan. Patroli dialogis merupakan salah satu upaya membangun komunikasi dan kesadaran masyarakat agar Bersama menolak praktik premanismen dan kekerasan,” pungkasnya.
Seperti diketahui, Operasi Aman Candi 2025 merupakan operasi kepolisian terpusat yang bertujuan menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat. (*)




















