CILACAP, (CIMED) – PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU IV Cilacap kembali menunjukkan komitmen terhadap Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan, melalui kegiatan sosial di Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Kembangkuning, Nusakambangan, Sabtu (26/4/2025).
Pada kegiatan ini, Kilang Cilacap menyerahkan bantuan sebanyak 140 paket kebutuhan primer berisi alat mandi lengkap untuk para warga binaan. Dalam kesempatan itu juga turut diberikan satu set mikrofon wireless guna mendukung kegiatan pembinaan di dalam lapas.
Penyerahan bantuan yang dihadiri jajaran managemen Kilang Cilacap ini dilakukan secara simbolis oleh General Manager PT KPI RU IV Cilacap Wahyu Sulistyo Wibowo kepada pihak Lapas Kembangkuning. Wahyu menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kolaborasi antara industri dengan lapas.
“Kami berharap bantuan ini bisa meringankan Lapas Kembangkuning dan menjadi manfaat bagi warga binaan untuk memperkuat semangat mereka dalam menjalani masa pembinaan,” jelasnya.
Senada, Area Manager Communication, Relation & CSR KPI RU IV Cilacap, Cecep Supriyatna menambahkan bahwa program ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa optimisme dan membuka peluang bagi seluruh warga binaan untuk memberikan kontribusi yang positif setelah menjalani masa hukuman kelak.
“Kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian sosial adalah budaya perusahaan, sekaligus energi untuk mendorong perubahan yang lebih baik,” ungkap Cecep.
Program TJSL Kilang Cilacap selama ini tidak hanya difokuskan pada sektor lingkungan dan pendidikan, namun juga pemberdayaan sosial masyarakat rentan yang termasuk warga binaan. Melalu sinergi seperti ini, Kilang Cilacap berharap dapat terus memberi kontribusi positif bagi semua lapisan masyarakat.
Wahyu kembali menegaskan, Kilang Cilacap terus berupaya memperkuat kemitraan dengan berbagai pihak termasuk institusi pemerintah. Hal ini dilakukan demi mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.
“Kegiatan di Lapas Kembangkuning ini menjadi bukti konkret bahwa kolaborasi multipihak dapat menciptakan dampak positif yang luas dan bisa dinikmati dengan baik oleh seluruh masyarakat,” tambah Wahyu.
Ke depan, Kilang Cilacap berkomitmen untuk memperluas jangkauan program TJSL salah satunya seperti fokus pada keberlanjutan dan pemberdayaan komunitas. Langkah ini sekaligus menjadi salah satu implementasi Kilang Cilacap dalam menerapakan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDG’s), yang termasuk di dalamnya adalah tujuan ke-17, yakni kemitraan untuk mencapai tujuan. (*)





















